AMDI – Labelers dan National Radio Day

AMDI – Labelers dan National Radio Day


Kepada teman-temanku Music Director dan Labelers, selamat bersukaria dalam kemeriahan agenda tahunan National Radio Day yang ke-10. Hanya tulisan ini yang bisa aku persembahkan buat kalian, mewakili ketidakhadiranku bersama kalian saat ini.

Seharian dari siang sampe malem ini tumben-tumbennya aku tidak membuka akun path ku, biasanya walau nggak posting apa-apa, tapi selalu nyempetin scroll-scroll timeline. Sekedar melihat update temen-temenku disana. Tapi hari ini, selain kebetulan ada pekerjaan yang bikin aku bisa fokus gak kepikiran pengen buka path, juga karena sedang tidak ingin lihat postingan sebagian teman-temanku yang MD maupun label sedang bersukaria di Puncak!!

Hari ini, adalah hari diselenggarakannya NRD atau National Radio Day yang ke 10. Kesedihan mendalam aku rasakan, karena selama berlangsung 10 kali, baru inilah aku tidak menghadiri.

Ya, inilah alasan utamaku. Naif? Lebay? Emang!! Terserahlah apa mau disebutnya, tapi memang begitulah adanya. Walau tetap ada juga yang bilang, ngapain mesti sedih, atau ah cuma gitu doang atau gittu amat sih atau juga kenapa harus begitu biasa ajalah dan blablabla yang lain.

Orang boleh punya rasa yang berbeda dong ya dalam merespon sesuatu? Kalau sebagian merespon secara biasa saja, ya nggak papa juga. Bebaaas. Toh tidak akan ada juga yang menghakimi. Seperti halnya aku, yang tidak bisa menjawab dengan tepat setiap ada pertanyaan,”Kenapa harus sedih hanya karena nggak ikut NRD?”.
Benar. Aku tidak tau harus menjawab bagaimana, atau apa alasannya.

“Kadang kesedihan itu tidak bisa dijelaskan, hanya bisa dirasakan”

Okay, sekarang kilas balik dulu aku pengen ngobrolin panjang lebar tentang NRD.

Apa sih National Radio Day itu.

Music Director radio di Indonesia punya komunitas yang bernama AMDI, Asosiasi Music Director Indonesia. Nah AMDI yang mewadahi para Music Director se Indonesia raya itu setiap tahun punya ‘Pesta Besar’. Pesta disini bukan hingar bingar sekedar makan minum tanpa konsep ya, tapi kata ‘pesta’ disitu aku anggap mewakili sebuah kemeriahan.
Ada kemeriahan dalam rangka berkumpulnya MD seluruh Indonesia (terutama yang sudah menjadi anggota AMDI) baik yang sudah kenal lama, atau yang baru bertemu saat itu, dan juga bertemunya para MD ini dengan penggiat music di Indonesia, dalam hal ini adalah Label Recording atau Management Artis. Gathering akbar yang diadakan setahun sekali itulah yang kita namakan National Radio Day, dan tahun ini sudah diadakan yang ke 10 kalinya.

Ketika menjabat sebagai Music Director sebuah radio, sku adalah salah satu dari MD yang aktif di AMDI, otomatis akupun tidak pernah melewatkan sekalipun silaturahmu akbar tersebut. Bahkan aku akan dengan senang hati membantu para panitia dalammelancarkan acara tersebut. Walau biasanya aku lebih banyak jadi tim penggembira alias memeriahkan suasana alias teriak-teriak biar rame hehhehe *aaaaaaaaahhh pastii ada yang bilang, teriak-teriak apa marah-marah mam??* hahhaha iyaaa…iyaaa….bukan marah wooy…cuma ngomel-ngomel doang hihihi tapi ngomel dengan sayang lhooo…

Sudah! Balik ke topic.

Kebiasaannya, gathering akbar ini diselenggarakan antara bulan Maret dan April, bisa akhir Maret atau awal April. Tergantung kondisi, tapi tidak pernah lewat dari bulan-bulan itu. Inipun ada sejarahnya, dulu, selalu dibuat di bulan Maret karena sengaja dibuat pas dengan jadwal Java Jazz, event Jazz yang besar itu agar memudahkan para MD untuk sekalian nonton event tersebut. Dulu, biasanya selalu dibuat beberapa hari sebelum event Java Jazz yang diadakan selalu di hari Jumat sampai Minggu. Jadilah NRD dibuat Rabu dan Kamis, sehingga teman-teman MD luar kota atau luar Jakarta yang berniat nonton Java Jazz bisa datang sekalian untuk NRD. Seingetku, memang dulu banyak banget MD luar Jakarta yang tidak pernah absen nonton Java Jazz, sehingga dengan settingan waktu yang dibuat demikian akan lebih efektif buat para MD datang ke Jakarta. Tidak harus bolak balik, repot kan booo….udahlah tiket pulang pergi mahal, belum tentu dapet ijin dari kantor pula kalau keseringan pergi dalam waktu berdekatan.
Begitulah awalnya, sampai kemudian beberapa tahun kesini, walau sudah tidak lagi mengikuti agenda event Java Jazz, tapi tetap dilakukan pada bulan yang sama.

Apa sih yang dilakukan selama NRD??

Setiap tahun selalu punya konsep yang berbeda, pun makin kesini makin lebih baik. Berisi dan terkonsep rapih. Baik itu dari panitia MD maupun panitia Label yang berada dibawah perkumpulan bernama Labelers. Oya, nama Labelers ini belum lama terbentuk, baru beberapa tahun terakhir ini, 2 atau 3 tahun yang lalu sepertinya. Aku melihatnya bukan untuk mengkotak-kotakkan Label, tapi lebih menyamakan visi misi untuk makin membuat semarak Industri Musik Indonesia. Senang lihatnya, beda label, beda artis, tapi bisa kompak maju bareng. Meski berbeda-beda konsepnya setiap tahun, tapi esensinya selalu sama, ada musik, ada workshop dan ada keriaan.

Seperti apa acaranya?

Acara inti selalu dibuat 2 hari, Rabu dan Kamis.

Hari pertama kusus acara intern MD, dari dan untuk MD.
amdi nrd 2016
Music Director Indonesia yang hadir di NRD2016

Content acaranya pun berwarna, tentu tidak melupakan sesi penting yaitu diskusi dengan tema kusus yang berbeda setiap tahunnya. Dalam sesi ini, selalu menghadirkan nara sumber, entah itu dari MD sendiri yang expert atas tema itu, atau bisa saja praktisi dari luar, tergantung dari tema itu sendiri.
Misalnya saja, pernah hadir petinggi-petinggi label untuk menjadi nara sumber tentang Industri musik. Atau senior-senior MD yang sudah beralih menekuni dunia Music digital. Intinya adalah, apa yang didiskusikan tersebut berguna untuk menambah pengetahuan MD.
Diantara sesi yang serius tersebut, selalu diselipkan penampilan artis-artis penyanyi baik solo maupun band yang sudah sangat populer. Persembahan dari Label yang mendukung acara NRD tersebut. Genrenya pun tidak semua pop, mengingat MD yang datang berasal dari radio yang berbeda-beda segmen, bahkan ada pula yang dari radio bersegmen dangdut. Jadi tentu saja, ada penyanyi dangdut yang pada saat terselenggaranya NRD tersebut sedang naik daun. Dari penampilan penyanyi-penyanyi ini, bisa dilihat betapa bersatunya para MD yang kesehariannya tenggelam dalam format musik yang berbeda-beda tersebut.

Benar adanya bila ada sebuah pernyataan bahwa musik itu mempersatukan.

Itu bisa dilihat dari para MD yang membaur, semua menikmati apapun musik yang disajikan. Bahkan ikut larut didalamnya, tidak terkecuali para MD yang setiap harinya sama sekali tidak pernah mendengarkan lagu dangdut karena format musik di radionya adalah pop, bisa tiba-tiba bergoyang sangat heboh mengikuti irama lagu dangdut yang sedang dibawakan penyanyinya. Semua yang ada disitu larut dalam musik. Apapun musik yang ditawarkan.

Itu sebagian acara inti di hari pertama. Capek? Banget tapi bahagia. Aku selalu mengatakan satu hal kepada para MD yang baru sekali ikutan NRD,”Sebelum berangkat NRD, persiapkan energy kalian, karena selama NRD acara selalu padat hanya menyisakan beberapa jam di malam hari untuk istirahat sebelum melanjutkan kegiatan di hari kedua yang juga tidak kalah padat. Jadi tidak ada yang boleh mengeluh capek”. Aku galak ya. Iya 😦

Tapi memang begitulah yang selalu terjadi, tapi jangan kuatir, sepertinya kebahagian selama mengikuti acara sangat mampu membayar semua kelelahan itu. Bahkan sepertinya, lupa akan rasa lelah, gimana enggak? Bahkan setelah acara selesaipun, masih banyak para MD yang berkerumun, bergerombol ngobrol bahkan kalau nggak diteriakin suruh istirahat pada bandel gak segera tidur. Nah inilah bagianku, ngomelin temen-temen MD yang sudah lewat dini hari masih belum juga istirahat padahal besoknya masih harus bangun pagi-pagi untuk mengikuti agenda hari kedua.

Hari kedua, bersilaturahmi dengan Label/Management Artist.
Labelers NRD2016
Panitia Labelers NRD2016

Agenda dihari kedua diambil alih oleh panitia dari Labelers, karena hari kedua ini memang dikususkan untuk ajaang silaturahmi antara MD dan label atau management artis. Banyak acara seru yang sudah dirancang oleh panitia Labelers, dan selalu berbeda setiap tahunnya. Tidak ada yang serius-serius, karena niatnya memang untuk bersilaturahmi, jadi kalau mau bertemu langsung, ngobrol langsung ya sekarang itulah waktunya. Karena bisa jadi, ada teman-teman MD terutama yang jauh dari luar Jakarta berinteraksi dengan label hanya melalui email, chat atau telpon dan sms. Hari kedua inilah agenda yang disediakan untuk bercengkerama akrab-akraban.
Labelers juga tidak mau kalah dengan panitia MD, juga memberi acara yang luar biasa meriah, entah itu hadiah-hadiah game atau penampilan para artis mereka. Belum lagi ditambah makan dan minum sepuasnya.

Di sesi ini, kadang aku lebih banyak berinteraksi dengan teman-teman label, ngobrol bercanda kangen-kangenan daripada menikmati penampilan para artis. Bukan tidak mau menikmati atau menyepelekan, tapi rasanya tidak cukup waktu sehari untuk ngobrol satu persatu dengan teman-teman label itu. Dan ini cuma setahun sekali bisa bertemu semuanya di satu tempat. Jadi aku tidak melewatkan begitu saja, walau tetap masih bisa menikmati semua acara yang sudah dibuat teman-teman label.

Dimana tempatnya? Apakah harus di Jakarta?

Setiap tahun bisa saja berbeda tempat, minimal dalam penyelenggaraannya walau mungkin seringnya di Jakarta tapi bisa di tempat yang berbeda-beda. Bahkan beberapa kali diadakan di Jakarta dan Bandung. Sempet juga loh sekali dibuat di Jogja, wah itu moment terindahku sebagai ketua NRD2013 lalu. Tapi memang, paling sering di Jakarta, mengingat beberapa hal yang jadi alasan kuat, terutama karena kebanyakan label dan management artist berposisi di Jakarta. Melipir sedikit, sempat dibuat di Ancol, tahun 2015 lalu di Cibubur, dan tahun ini di Puncak. Ini keduakalinya NRD diselenggarakan di Puncak yang dingin itu. Tahun depan dimana ya? Siapa tau di Bali? Atau di Surabaya? Siapa tau kan, dengan catatan, kalau memungkinkan hehehe

Apa sih manfaat dari NRD? Cuma kumpul-kumpul dan hura-hura??

Tentunya tidak sesederhana itu. Kami berkumpul setahun sekali bukan tanpa alasan dan tanpa manfaat. Bicara soal keuntungan dan manfaat, banyaaak sekali.
Iya banyak yang didapatkan baik itu oleh MD maupun label.
Untuk MD.
Manfaat yang didapat adalah mendapat pengetahuan baru, bisa dari workshop yang diadakan atau saling sharing dengan teman-teman MD yang lain. Ini bukan saja menambah ilmu, tapi juga teman baru.

Kalau ingin mengukur seberapa besar kemampuan kita, cobalah keluar sebentar dari tempat biasanya kamu berada, dan bertemulah dengan banyak orang dengan profesi yang sama. Dari situlah kamu akan tahu bahwa ternyata,”Masih banyak hal yang harus aku pelajari”.

Selain itu, mempererat hubungan baik dengan para label. Ini penting, salah satunya supaya MD tidak ketinggalan materi-materi baru, masak MD mau download bajakan sih diketawain bekicot loh :)))

Jadikan ajang silaturahmi itu untuk saling memperkenalkan diri, terutama buat temen-temen MD baru atau yang baru ikutan NRD. Dengan begitu, MD juga membawa nama radionya. Ingat, setiap MD yang hadir di NRD bukan membawa namanya sendiri tapi ada logo intansi dikepala masing-masing. Hadir dalam agenda NRD bukan untuk kepentingan MD sendiri tapi untuk membesarkan nama Radio masing-masing. Pulang dari NRD, bawa semangat baru, dan aplikasikan ilmu yang didapat sesuaikan dengan segmen radio masing-masing.

Untuk Label/Management Artist

NRD tentu bermanfaat untuk mengenal MD dari berbagai kota yang belum pernah bertemu atau bahkan belum pernah berinteraksi sama sekali. Ini penting, karena dengan mengenal baik para MD, materi-materi kalian bisa sampai di tangan orang yang tepat. Selama materi itu sesuai dengan segmen radio, pastilah masuk playlist. Dengan agenda silaturahmi itu, para label bisa langsung bertanya soal materi-materi mereka kepada para MD. Apapun bisa disampaikan, bahkan bila itu berupa keluhan sekalipun. Kata pepatah lama “Tak kenal maka tak sayang”.

Itu hanya beberapa point penting yang dihasilkan dari agenda setahun sekali yang bernama National Radio Day ini.
Selebihnya?? Saking banyaknya, aku cuma bisa bilang “Tak terkatakan” hehhehe

Aku ingin menulis sedetail-detailnya tentang NRD ini. Lain waktu saja ya. Siapa tau nanti hadirnya bukan lewat blog tapi dalam berbentuk BUKU *tolong di-Amin-in yuuk hahahha

Aaaah…..keasikan bercerita soal NRD, jadi sedikit tersisih rasa sedihku. Betapa inginnya aku berada diantara mereka, bersukaria bersama, aku rindu kebersamaan itu. Dan aku betul-betul sedih tidak lagi bersama mereka saat ini 😦

Kelebayanku ini bisa jadi karena aku mengklaim diriku sendiri sebagai orang yang setia pada profesi dimana aku dibesarkan. Music Director sudah berurat berakar dalam darahku. Kalau orang radio bilang, darah R itu sudah demikian kental mengalir dalam tubuhku.

Kalau saat ini aku sedang tidak eksis sebagai MD radio manapun, bukan berarti aku betul-betul lepas dari profesi tersebut. Masih ada yang aku lakukan dengan membuat playlist untuk orang lain, meski itu bukan sebuah playlist radio. Selain itu, aku masih membuka diri kepada pelaku music untuk sekedar sharing atau ngobrol tentang bagaimana sebaiknya sebuah materi baru itu diperlakukan. Sampai saat ini, masih banyak teman-teman musisi atau management artis yang meluangkan waktu hanya sekedar ngobrol tentang materi-materi baru mereka.

Music Director dan Music, sebuah kesatuan yang tidak terpisahkan. Begitu pula denganku, sampai kapanpun, aku tidak bisa lepas begitu saja dari sebuah profesi yang bernama MUSIC DIRECTOR!

Selamat merayakan ‘pesta tahunan MD’ National Radio Day yang ke-10 teman-temanku. Meski aku tidak bersama kalian, tapi aku menyimpan keharuan tersendiri. Semoga kedepannya Music Director dan Label/Management Artist tetap kompak dan saling support untuk sebuah tujuan: MEMAJUKAN MUSIC INDONESIA!!

Hidup Musik Indonesia \o/

Salam

~jeci~

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s