Lagu Yang Pernah Masuk Dalam List ‘dibenci’ Pada Masanya


Kadang, mengingat kejadian sedih di masalalu itu, bisa menjadi hiburan di masa sekarang. Setidaknya, hal itu bisa menjadi bahan tertawaan atas kenaifan diri sendiri saat itu.

Sore tadi, aku memutuskan membuka laptop, karena Seva pamit mau hangout sama teman-temannya. Biarlah, dia juga butuh bergaul. Setelah menyalakan laptop, aku terdiam cukup lama di depannya. Mau ngapain ya aku? Beginilah yang selalu terjadi, ketika sedang bengong, banyak ide tulisan berseliweran di kepalaku, begitu nyalain laptop. Ilang semua, bingung mau ngapain.

Aku mengawali dengan ber-ide membuat playlist untuk aku dengarkan sendiri. Ternyata, membuat playlist untuk diri sendiri lebih susah!! Bertahun-tahun menjadi MD dan selalu menyusun playlist sesuai selera orang lain, membuatku tidak memiliki selera secara pribadi. Mungkin buat sebagian orang hal ini dianggap aneh, berlebihan mungkin. Tapi begitulah kenyataannya.
Bukan tidak ada alasannya, penyebab yang paling utama sulit menyusun list lagu untuk didengarkan sendiri itu adalah, setiap kali mau mengambil lagu, sudah terngiang bagaimana lagunya. Terutama lagu-lagu baru. Lalu berguman sendiri, ah bosen. Begitu selalu. Akhirnya, aku memutuskan untuk membongkar koleksi lawas. Ide bagus! Karena aku sudah semakin jarang mendengar lagu yang pernah hits puluhan tahun lalu.
Kemudian aku mulai memilih, lagi-lagi aku terjebak pikiran sendiri, ah ini ah itu ah blablabla. Solusinya, aku grab sebagian lagu yang ada di database, hits era 80 dan 90-an. Aku masukkan begitu saja dalam playerku dan memainkan lagunya secara random. Karena aku tidak ingin mengingat susunannya bila aku sengaja menyusun satu persatu. Biarkan saja lagu itu mengalir tanpa aku peduli urutannya. Aku sangat menikmatinya. Lebih menikmati lagi karena kenanganku jungkir njempalik kemana-mana sesuai lagu yang terputar. Dari kenangan saat SMA, lalu meloncat ketika sudah menjadi MD, lalu kejengkang lagi balik ke memori awal-awal aku masuk dunia radio. Lalu….lalu…..aku terjebak playlist sendiri. LOL.

Dari ratusan lagu di playlist randomku, ada beberapa lagu yang dulu, aku benci banget kalau denger. Dan nyaris tidak mau memasang lagu itu di playlist. Atau pas aku siaran dulu, aku tetap tidak mau memutar lagu itu walau ada yang request.

Lagu-lagu itu diantaranya.

1. Linda Ronstadt & Aaron Neville – Don’t Know Much

Ketika tiba-tiba playlist randomku sampai pada lagu “Don’t Know Much” Linda Ronstadt & Aaron Neville. Ingatanku terpelanting pada kejadian 25 tahun lalu.
Ceritanya begini, dulu aku sempat cinlok sama temen penyiar, ketika lagu ini menjadi hits di awal tahun 90-an, sekali duakali aku mendengar dia memutar lagu ini ketika siaran, awalnya aku tidak peduli karena aku pikir itu lagu ada di playlist atau ada yang request. Lama kelamaan jadi curiga juga, kok keseringan, itupun waktu itu aku berpikir,”Oh mungkin memang dia emang lagi suka sama lagu ini” sesimple itu. Tidak berapa lama kemudian, terbongkarlah semuanya. Ternyata dia sedang sangat dekat dengan seseorang, lalu mulai muncul perasaan berbeda yang seharusnya tidak boleh ada. Jadi, seandainya saat itu udah ada istilah ‘galau’, mungkin itulah yang terjadi sama dia. Dia sangat galau karena perasaannya terhadap seseorang itu. Dan sering memutar lagu itu khusus untuk seseorangnya. Mengetahui kenyataan itu, tentu saja aku sangat terluka. Saat itu aku merasa, dia lebih mencintai seseorang itu daripada aku. Dia lebih sedih karena tidak bisa bersama wanita itu daripada aku. Akhirnya malah aku yang jadi galau setengah mati. Endingnya? Aku membenci lagu itu dan ga mau denger dimanapun. Sangat fak sekali bukan.

2. Chicago – Explain It To My Heart

Dari album Chicago yang didalamnya ada sebuah single hits yang sangat sangat hits pada waktu itu, berjudul “You Come To My Senses”, ada sebuah lagu yang tak kalah hitsnya, “Explain It To My Heart”. Aku tidak ingat apakah single itu menjadi single kedua dari album itu atau tidak pernah menjadi single hits. Yang jelas, lagu itu sempat mewarnai playlist siaran pada waktu itu. Ketika lagu ini tadi terputar secara random, ingatanku melayang di masa itu. Masa dimana aku saking penasaran sama liriknya, sampai mencari tau apa maksud dari lagu itu. Lagu yang juga sering diputar si dia, tapi bukan buatku *LOL banget*. Tapi sejujurnya aku sudah lupa bagaimana peristiwanya, yang jelas, waktu itu aku jadi bete kalau denger lagu ini.

3. Roxette – It Must Have Been Love

Kalau lagu ini, sepele kejadiannya. Soundtrack film ini, bikin aku bete waktu itu, hanya karena aku lagi siaran eh tau-tau dia nonton film ini bukannya ngajak aku malah ngajak gebetannya. Udah gitu, abis nonton besokannya lagu itu terus yang dia puter. Kan KZL!!

4. Rockwell – Knife

Ini lagu dulu sangat populer. Pertengahan tahun 80-an kayaknya. Yang aku inget ini ngetop jaman aku SMA. Dulu,kelas 1 SMA, aku punya gebetan *halah* yang gak sempat jadi pacar, tapi cemburu-cemburuan huahahahha masak aku disuruh dengerin lagu ini hanya karena dia cemburu aku dianggap melupakan dia karena punya temen baru. Maklum, gebetanku dulu kelas 1 SMP. Syial!! Ternyata dari dulu aku lebih tertarik sama yang jauh lebih muda hahahhaha

5. Dan Byrd – Boulevard.

Agak lupa aku kenapa waktu itu sebel sama lagu ini. Kalau tidak salah ingat, waktu itu aku kelas 1 atau 2 SMA lah. Punya gebetan kakak kelas, kalau pas ketemu genjreng-genjreng lagu ini. Bahkan waktu itu ada semacam acara di sekolah, aku lupa acara apa. Yang jelas ada band-band anak sekolah gitu. Kok ya lagu ini jadi lagu wajib dibawakan. Ketika aku sakit hati sama si gebetan, tiap denger lagu ini kan inget dia, terus aku bete sendiri, terus aku buang deh kasetnya. Ini aku nulisnya eh ngetiknya kok sambil ketawa-ketiwi sendiri inget naifnya masa remaja *emot ngakak*.

6. Rick Astley – Cry For Help

Kembali lagi ke tahun awal 90-an, dimana lagu ini jadi single hitsnya Rick Astley. Hampir tiap hari aku puter lagu ini. Ya gitu deh. Galau gitu ceritanya. Kayaknya dulu itu deket sama orang kok sakit atiiii aja gitu *eh bukannya sampe sekarang ya. Lol*
Begitu udah bisa move on, denger lagu ini jadi malas. Berasa bodoh aja sempat nangis-nangis dan galau dengan lagu ini *karepmu J*

7. Shania Twain – From This Moment On

Kalau yang ini udah dipenghujung 90-an sepertinya. Agak lupa aku. Lagu ini romantis seromantis-romantisnya. Sangat pas buat yang akan melamar seseorang. So sweet bangetlah. Lalu kenapa aku jadi trauma denger lagu ini, saat itu, entahlah sepertinya aku sampai sekarang tidak mau mengingatnya, kalaupun teringat, lebih baik melupakannya. Lagu ini mengingatkanku akan sebuah kehancuran hidupku berawal. Jadi lebih baik tidak mengingatnya apalagi menceritakannya.

Udah ah itu aja. Kalau ditulis semuanya jadi kebanyakan. Iya. Kebanyakan lebaynya aku saat itu hahahahha
Sampai dengan aku selesai membuat tulisan ini, di playlistku masih tersisa duaratusan lagu yang kalau di total durasinya hampir 20 jam. Ah…itu jumlah yang sedikit untuk ukuran playlist siaran di radio heuheuheu

Lainkali, aku akan menyusun dan menceritakan ‘story behind the song’ lagi. Kalau inget dan sempet :))

Shalom,

~jeci~

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s