Bahkan jatuh cintapun ada expired nya


I can be in love with you today, and one day, I could act as if I have never loved you before.

Mungkin buat sebagian orang, prinsipku akan sebuah rasa yang namanya ‘jatuh cinta’ itu tidak umum. Dimana aku selalu mempunyai target waktu sendiri untuk merasakan itu. Iya. Seharusnya, jatuh cinta itu ada batasan waktunya, ada kadaluarsanya, ada masa expired nya.
Aku selalu menanamkan itu di dalam kepalaku. Karena jatuh cintaku itu dimulai dari sel kelabu bernama ‘otak” baru kemudian, bila aku anggap layak untuk aku berikan rasa itu, aku menyalurkan pikiran jatuh cintaku itu ke hati. Lalu, jatuh cintalah aku. Dan selanjutnya, aku akan menikmatinya selama kemungkinan rasa jatuh cinta itu terpelihara. Bila akhirnya, rasa jatuh cinta itu tetap menjadi rasa yang hanya milikku, tanpa sambutan hangat dari yang aku berikan rasa. Aku akan menyimpan rasa itu tidak lebih dari 3 bulan. Masa 3 bulan itu udah termasuk bonus perpanjangan waktu heuheuheu….
Iya. Jatuh cintaku expirednya cuma segitu aja masanya. Setelah itu, ya biasa lagi, sangat bisa bersikap seolah-olah aku gak pernah punya rasa itu. Bahkan yang bersangkutan pun bisa aja malah gak menyadari sama sekali. Bodo amat πŸ˜„πŸ˜„πŸ˜„

Aku merasa perlu membentuknya demikian. Mengapa??
Karena aku gak mau menjadi bodoh (LAGI dan LAGI) dengan memelihara rasa cinta berkepanjangan untuk orang yang tidak bisa menerimanya.
Karena aku tidak mau merasakan sakit hati terlalu dalam untuk sesuatu yang dangkal.

Aku sering hanya tersenyum ketika mendengar keluhan teman yang terpaksa harus sakit hati karena cintanya tak bersambut. Buatku ya bodoh aja sih, udah tau cintanya cuma sebelah, kok masih dipertahankan.
Makanya, jatuh cinta tuh pake strategy. Jatuh cinta itu harus di barengi dengan management hati yang bener.

Menurutku, perlu hal itu dilakukan ketika kita jatuh cinta terhadap seseorang. Bukan jahat. Tapi itu untuk melindungi hati kita sendiri dari rasa kecewa dan terluka.

Jatuh cinta itu harus dibarengi dengan persiapan sakit hati. Ibaratnya, kalau mau nyelem ke laut itu ya pake perlengkapan yang layak. Biar tetep bisa bernafas, dan bisa berenang kembali ke permukaan dengan sukses. Gak pake sesak nafas dan semaput hohoho

Begitupun dengan menyatakan cinta. Jangan buru2 dulu bilang cinta kalau belum keliatan bener dari pihak sana juga punya perasaan yang sama.
Siapa tau dia cuma baik aja. Baik tok loh bukan baik karena cinta juga. Atau mungkin dia saat tersenyum dan nice itu karena merespon selayaknya karena kamu juga baik dan nice sama dia. Belum tentu dia juga merasakan hal yang sama dengan kamu.
Kalau menurutmu dia keliatannya kaya memang mau dan bener-bener pengen jalan sama kamu. Tiba-tiba, dia berbalik arah ketika kamu menyatakan keseriusan langkah jalanmu, ya bisa aja dia waktu itu cuma khilaf. Cuma sekedar menikmati kebaikanmu tapi tidak ingin lebih jauh terikat.
Semuanya perlu dipastikan dulu. Maklum sih ya, yang namanya lagi jatuh cinta tuh kayak…mmm gak pengen melewatkan kesempatan. Namanya juga cinta. Tapi kalau tanpa perhitungan yang matang? Lha yo selamat babakbelur *emot ngakak*
Jatuh cinta tanpa perhitungan itu, sakit hatinya kayak terjun dari papan yang tinggi ke kolam renang yang dikira kolamnya dalem dan airnya banyak, ternyata pas sampe bawah kolamnya bocor, air menyusut. Glodak deh kepala benjut kan hahahaha
Ilustrasi yang aneh.

Kalau mau jatuh cinta, ya jatuh cintalah tanpa ekspektasi yang ketinggian. Cukup dinikmati aja sendiri rasa itu. Minimal, buat rasa rasa bahagia ajalah dulu. Sambil cek ombak. Kalau ombaknya gede dan mau nekat nglawan ombak ya pakailah amunisi yang cukup. Jadi gak ngos-ngos’an balik ke tepian. Itu kalau mau nekat.

Kalau aku sih ogah. Ngapain? Buat apa? Udah ketauam ombaknya ngelawan, kok buang2 energy untuk melawan arus. Dapetnya capek dan sakit hati doang, berhasil mah enggak.

Mendapatkan cinta dari seseorang memang butuh perjuangan, butuh effort. Tapi diperhitungkan juga, layak gak dia mendapatkan perjuanganmu. Berjuanglah untuk yang sudah jelas layak diperjuangkan, misalnya, memang dia juga beneran punya rasa yang sama dan butuh pembuktian. Nah itu kan enak. Kalau udah seperti itu ya apapun caranya harus dilakukan. Namanya juga cinta kan.

Intinya, jatuh cinta itu nikmatilah untuk kebahagiaan diri sendiri aja dulu. Jadi, kalau dapet balesan, itu bonus. Kalau enggak, ya gak papa juga. Kan yang penting diri sendiri udah dibahagiakan dulu. Kalaupun ga bersambut ya gak perlu sakit hatilah.

Gitu lo.
Ini sebenernya tips jatuh cinta yang embuh banget sih. Tapi kalau bisa dilakukan, gak ada tu yang namanya kegalauan karena sakit hati cinta ditolak. HAHAHAHAHA
Terus jangan lupa, kasih batas waktu. Jatuh cintapun bisa expired.

Jadi, buat kamu yang merasa aku jatuh cinta-in. Gak perlu panik dan merasa bakal menyakitiku. Santai aja. Duduk, anteng, rileks, nikmati segala bentuk rasa sayangku. Nanti juga akan berhenti sendiri. Itu kalau rasaku tak bersambut. Kalau bersambut ya, tinggal di maintain aja heuheuheu

Rasa suka dan jatuh cintaku kepada yang tidak memiliki rasa yang sama itu hanya sebatas airplay lagu baru di program new entry. 3 bulan doang. Abis itu udah masuk ke program hits player alias recurrent. Abis masa berlaku blow up nya hohoho…..

Note:

Semua orang pernah melakukan hal bodoh, dan semua yang tertulis disini karena aku pernah menjadi orang yang bodoh sebodoh bodohnya untuk urusan cinta. Tapi, masak ya mau bodoh terus sih, naik kelas dikitlah….rodho pinter sitik hahahha

Jadi, kepada kamu…kamu..kamu dan entah kamu siapa lagi,terimakasih sudah memanfaatkan kebodohanku. hookyaaaa!!!!!

Shaloom,

~jeci~

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s