Stupiditikontinyus


Orang bule bilang ‘stupidity continues’,aku bilang,’pekok ra uwes-uwes’.

Seperti apakah itu?

Dalam waktu berdekatan melakukan hal-hal bodoh yang jelas tidak di sengaja tapi beberapa kali kejadian.
Dan aku seringkali melakukannya,juga beberapa waktu belum lama ini.

Oke,yang pertama.

Kejadian dipasar,iseng masuk ke toko plastik,berbagai macam jenis plastik ada disitu,karena yang aku lihat disitu semua benda-benda berjenis plastik,otomatis yang ada di pikiranku itu adalah toko plastik.

Karena aku butuh plastik beberapa bentuk,aku memutuskan masuk ke toko itu dan mulai tanya-tanya ke mbak-mbak yang jaga.

“Mbak plastik untuk bungkus ini ada gak? Kalau yang buat bungkus itu ada gak? Sekalian plastik yang ukuran segini segitu blablabla”

Si mbaknya,walo keliatannya bete,tapi masih berusaha ramah dan melayani. Gimana gak bete,udah nanya ini itu,diambilin juga,eh aku ternyata cuma liat doang. Iya cuma sekedar pengen tau,yang dibeli ya yang aku butuhkan aja.

Sambil nunggu si mbaknya ngambilin barang yang aku pesan,mataku melihat-lihat sekeliling toko,eh ada bahan-bahan kue juga ternyata disini. Aku lantas berpikir,”Waaah….berarti enak nih kalau mau bikin-bikin kue,ga jauh-jauh beli bahannya”.
Entah kenapa aku kok ya iseng ngomong sama si mbaknya pas dia sudah ngasih barang pesananku,”Eh mbak,disini jualan bahan-bahan kue juga ya”.
Si mbaknya tersenyum,dan aku liat,yang senyum ke aku bukan cuma si mbak,tapi tacik’e yang punya toko juga dan beberapa mbak-mbak penjaga toko yang lain juga. Tapi yang menjawab cuma si mbak yang di depanku,”Iya mbak,disini jualan bahan kue”.
Aku tersenyum puas,lalu pulang.
Sampai disitu,aku masih gak paham,kenapa mbak-mbak yang disana tadi pada senyum ngeliatin aku pas aku tanya itu. Dan aku gak ambil pusing. Bahkan gak kepikiran juga kalau itu aneh. Lalu…….

Ketika aku sampai rumah,dan ternyata ada kebutuhanku yang kurang. Aku kembali lagi ke toko itu untuk membeli kebutuhanku. Parkirlah motorku di depan toko itu. Dan….apa yang aku lihat?????
Didepan toko itu tertulis besar-besar seperti ini,

“MENJUAL BAHAN-BAHAN KUE DAN PLASTIK”

Helllllaaaaaawwwwwwwwwwwwwwwwww!!!!!!!!
Yaaaaiyaaalaaaahhhh disitu jualan bahan kueeeeee….
bodohnya aku kok tadi pake nanya!!!!
Pantesan mbak-mbaknya pada senyum. Njuk aku gak jadi masuk toko itu. ISIN!!!!

Oke,itu kejadian pertama. Yang kedua.

Ketika Seva pulang sekolah,dia cerita tentang HP temennya yang android merek ini harganya itu. Aku sebenernya agak tidak memperhatikan dia ngomong apa,tapi dengerin. Nah permasalahannya,yang aku denger itu beda dengan yang Seva bilang.
Aku dengan mantebnya ngomong,”Kok murah? Ah replika itu. Gak mungkin itu harganya segitu”. Dan Seva percaya,terbukti dia gak banyak komentar cuma manggut-manggut aja.

Sejam kemudian,Seva kembali bilang sama aku, “Mam,tadi mami bilang HP apa? Replika? Nggak deh mam,itu yang asli kok. Emang nurut mami HP apa sih kok bilang itu replika?”
Aku dengan santai menyebutkan sebuah merek HP dan tipenya. Seva dong ketawa ngakak. Sementara aku malah melirik dengan tajam kearahnya. Apaan deh gak sopan bener,orang tua ngomong malah diketawain gitu.
Liat aku melirik gitu,Seva langsung bilang, “Oalaaaaaaaah maaaam….yaiyalah kalau itu gak mungkin harga dibawah 2juta. Kok bisa mami mikirnya itu,wong Seva tadi bilang Android blablabla”

Aku gak banyak komentar,cuma bilang,”OH!” lalu sok gak denger Seva ngomong.

Syiaal!!
Sudah. Lupakan.

Yang ketiga.

Ada temen bbm,tiba-tiba ngomong banyak yang intinya tentang kucing. Aku juga menjawab tentang kucing. Pokoknya nyambung ajalah. Lama-lama dia bingung, “Je,itu maksudnya apa to? kok bbm-mu kayak gak nyambung deh”. Dan aku masih tetap menjawab pertanyaannya seputar kucing,aku jelaskan maksudku.
Herannya,dia masih bingung. Padahal pembicaraan udah panjang banget.
Lalu aku bbm dia bilang,”Sek sek bentar bentar….ini aku ngomong sama siapa sih?”

Dia ngakak setengah mati,”Astaga Jeeee…..udah ngomong daritadi kok ya masih ga mudeng ngomong sama siapa? Masak gak liat namaku sih?”
“Eh,iki sopo to?? Loh…sek sek iki…astaga huahahahhahahahahahahahhahahahaha”

Iya,aku akhirnya ngakak sendiri,mentertawakan kebodohanku,kenapa???? Karena aku salah orang!!

Eh wajar dong ya aku jadi salah,soalnya namanya sama sih…cuma bodohnya aku,kok ya ndak liat dengan jelas bahwa nama depan sama,dan nama belakang beda. Wooooooh!!!!

Yapantesan gak nyambung!!!

Yasudah gitu aja….

Aku cen lagi embuh kayaknya huahahhaha

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s