#13HariNgeblogFF [7] Cintaku Mentok di Kamu


Hanya ada kamu dan aku,tidak pernah menjadi kita

Plaaakkk!!!!
Sebuah tamparan keras dari Rinjani mendarat di pipi Samudra. Sesaat setelah kalimat,” Maaf,aku memilih untuk melukaimu ” keluar dari bibirnya. Sementara Rinjani,gemetar menahan amarah. Guratan di wajahnya mengeras,sorot matanya nanar. Tidak ada airmata.
Setelah itu mereka terdiam. Sunyi. Sibuk dengan pikiran masing-masing.

Suara bising kendaraan terdengar sangat kencang di depan mereka. Rinjani terpaku memandang kedepan. Seolah tiba-tiba tak ada makhluk lain disitu kecuali mereka. Setelah tersadar dari lamunanya,Rinjani mencoba menatap wajah Samudra yang tertunduk dihadapannya. Berusaha mencari jawaban dari kedua bola mata Samudra. Tapi tidak berhasil karena tidak sedetikpun Samudra menegakkan kepalanya. Hanya sebatang rokok ditangan yang bisa menggambarkan kegelisahannya.
Mungkin lebih setengah jam mereka sama-sama berdiam diri. Duduk berhadapan di teras penginapan tempat mereka menemani tamu dari Jakarta berlibur di Kaliurang.
Sampai kemudian terdengar suara Randu dan Ranting dari ruangan sebelah.

“Eh…kalian,kami pergi dulu ya” Keliatan sekali Randu kikuk melihat Rinjani dan Samudra dalam posisi seperti ini. Samudra tidak bergeming, hanya Rinjani yang tersenyum dan melambaikan tangan ke arah mereka. Selanjutnya,pandangan Rinjani beralih ke laki-laki di depannya yang masih dengan posisi yang sama.

“Lalu,menurutmu,apa yang lebih pantas aku lakukan?” Tanya Rinjani memecah kesunyian. Belum ada jawaban,kecuali gelengan kepala Samudra. Dia memperbaiki posisi duduk. Kali ini bersandar dengan menengadahkan kepalanya,seolah menahan airmata yang akan jatuh.

“Aku tidak mungkin memilihmu” Akhirnya hanya kalimat itu yang keluar. Lirih.
“Tapi aku tidak akan meninggalkanmu” lanjutnya.
“Lalu??”
“Entahlah,aku bingung. Aku hanya ingin punya seseorang yang bisa disebut pacar. Tapi itu bukan kamu” katanya kemudian.

Airmata yang dengan susah payah di tahan akhirnya mengalir deras. Rinjani menangis sambil menutup wajah dengan kedua telapak tangannya. Sementara Samudra semakin jengah. Tidak bisa menutupi kegelisahannya.

Tiin!! Tiiinn!!!
Tiba-tiba suara klakson mobil yang dikendarai Randu memecah kebekuan diantara mereka. Rinjani segera mengusap airmatanya dengan tissue dan mengatur emosi supaya terlihat oleh mereka tidak terjadi apa-apa. Ini adalah masalah Rinjani dan Samudra. Tak boleh siapapun yang mengetahuinya.

“Haii…kalian,ya ampuuun….masih disitu aja. Bantuin dong” teriak Randu dari dalam mobil. Disambut suara Ranting yang cempreng ikutan ngomel,”Iya nih,bukannya bantuin angkat2 kek,malah kayak patung aja kalian bedua disitu. Buruan sini”

Tidak ada waktu buat Rinjani dan Samudra meneruskan pembicaraan itu lagi. Buru-buru membaur bersama Randu dan Ranting,ikutan sibuk mengeluarkan belanjaan dari dalam mobil.

Ini bukan liburan Rinjani,tapi Rinjani hanya menemani kedua temannya dari Jakarta itu dengan menyewa sebuah penginapan di wilayah Kaliurang. Dan Samudra ikut bersama Rinjani,tapi akhirnya,justru dia yang lebih sering sibuk membantu teman-teman Rinjani ketika mereka butuh bantuan selama liburan disini. Itulah mengapa,Rinjani selalu mengajak Samudra setiap kali dia mempunyai acara diluar pekerjaannya. Karena Samudra sangat friendly dengan siapa saja walau sebelumnya tidak dia kenal.

Selama dua hari di Kaliurang,Rinjani dan Samudra tidak lagi membahas apapun,selain karena tidak ada kesempatan juga tidak ingin merusak suasana liburan Randu dan Ranting.  Rinjani sangat menyesal,pertengkaran ini terjadi di waktu yang sangat tidak tepat.

Percakapan tentang Samudra dan Rinjani terhenti. Seperti juga cinta Rinjani yang mentok,hanya kepada Samudra.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s