a.b.s.u.r.d


Aku bukan orang yang suci dan sempurna,banyak hal yang aku lakukan jauh dari sempurna. Hanya saja,aku berusaha untuk berhati-hati dalam bersikap. Itupun tidak selalu mulus. Hal duniawi,misalnya,sering membuat terbuai dan larut bahkan,bila tidak segera menyadarinya. Disinilah dibutuhkan yang namanya ‘orang lain’,dimana mereka akan berperan sebagai ‘pengontrol’ dari sikap kita.

Karena kadang,kita tidak pernah menyadari apa yang kita lakukan itu adalah salah buat orang lain,walau benar menurut kita sendiri.

Biarkan orang lain yang akan mencermati,menilai dan meluruskan. Apa jadinya kalo kita tidak pernah mau mendengarkan perkataan orang lain? Karena tidak selamanya apa yang dikatakan orang tentang kita itu salah,bisa jadi memang benar begitu. Ukurannya pun akan berbeda setiap orang,tapi seperti apapun itu,selayaknya kita dengar dan olah dalam hati kita untuk kemudian dipilah mana yang seharusnya kita lakukan dan tidak,sesuai ukuran dan kemampuan kita.

Ketika aku melakukan ‘kejahatan’ terhadap orang lain,bisa jadi aku akan terbalas oleh orang lainnya lagi. Begitu seterusnya. Dan aku mempercayai itu sebagai ‘tabur tuai’.

Mungkin aku mendapat penilaian ‘jahat’ dimata sebagian orang. Tapi setidaknya,aku berusaha TIDAK MEMPERMAINKAN PERASAAN ORANG LAIN. Kadang,aku berlaku ‘tegas’ agar aku tidak ‘terjebak’ melakukan itu. Tapi,ketegasanku itu bisa jadi dianggap ‘arogan’ atau ‘angkuh’ bahkan ‘kejam’. Tapi apakah aku harus memberikan harapan kepada orang yang aku tidak inginkan? Bahkan perasaan ‘suka’ pun tidak??? Opppsss…..sepertinya,aku kok ke-GR-an ya….gimana aku akan memberi harapan?lah gak ada orang yang harus aku perlakukan seperti itu kok hehehe….yah jadi ketauan kalo ga ada yang naksir deh hahahaha…biarin deh,itu faktanya kok.

Aku sangat takut memberi harapan kepada orang lain,apalagi sampai ‘memanfaat’kan perasaan orang. Karena aku terlalu sering diperlakukan seperti itu,jadi aku tau banget rasanya,pasti sangat tidak enak. Justru aku lebih takut ‘akibat’nya. Aku tidak berani mengambil resiko jadi ‘ribet’ hanya karena memperlakukan orang seperti itu. Jadi daripada ribet ya mending enggak aja deh….

Justru aku sangat salut loh sama yang bisa melakukan itu,sering aku bertanya-tanya: kok bisa ya…..

Menurutku,itu butuh ‘skil’ hehehhe bahkan perlu keahlian kusus agar bisa melakukan itu dengan mulus tanpa hambatan. Tapi gimana rasanya ya kalo misalnya,tiba-tiba jadi bosan dan jatuh cinta sama yang lainnya lagi,terus berpindah hati dengan mudah. Beneran loh,aku kadang pengen tau,gimana rasanya orang yang bisa dengan mudah melakukan itu. Bukan juga aku orang yang hebat kesetiaannya,aku pernah melakukan kesalahan sekali,dan itu sangat fatal bahkan mampu mengubah hidupku berbanding terbalik. Aku pernah berada di titik penyesalan yang amat sangat bahkan saking menyesalnya,rasanya pengen ditelan bumi aja. Dan sejak itu,aku tidak lagi pernah bermain-main dengan hatiku. Sejak itu,aku saklek dan tegas dengan hatiku. Akibatnya? Sampai sekarang masih berstatus SINGLE setelah berpisah dengan husband 8 tahun lalu.

Fiuuh…waktu yang tidak sebentar ya….mudah?tentu tidak. Enak??? Mmmm tidak selalu enak,namanya juga hidup hehehe. But its my life…..i love my life with everything I have….*kok malah curhat sih* hahhaha

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s