Aku memilihmu untuk menjadi bahagiaku


Aku bahagia….

Ketika menemukanmu kembali, dengan tatapan matamu yang tak berubah
Ketika mendengar suaramu lagi, dengan nada suara yang masih sama
Ketika melihat senyummu lagi, yang membuatku selalu ingin didekatmu
Ketika melihat sinar matamu lagi, sorot mata yang meneduhkan dan membuatku merasa tenang
Ketika merasakan kehadiranmu lagi, seperti dulu kau tak pernah meninggalkan aku
Ketika mengetahui kau merindukanku, seperti aku yang selalu menginginkanmu ada bersamaku
Ketika……ketika……
Ketika kau kembali dalam kehidupanku.

Sepanjang waktu yang kita punya.

Tak pernah ada kesepakatan untuk menjalani hidup bersama, tapi kita memiliki rasa yang sama
Tak pernah ada kesepakatan untuk berpisah, tapi kita saling tau untuk melangkah berbeda arah
Tak pernah ada percakapan, tapi hati kita saling bercengkerama
Tak pernah ada pertemuan, tapi kita saling mengingat…
Tak pernah ada pertemuan dan percakapan, tapi kita saling mengingat dan mendoakan

Dalam sebuah perjalananku bersamamu.

Kau yang tak pernah mengijinkan aku menangis
Kau yang selalu berada didekatku ketika aku membutuhkan semangat
Kau yang tak pernah lelah mendampingiku dalam setiap kesulitanku
Kau yang selalu merindukanku bahkan ketika aku sedang tidak mengingatmu
Kau yang selalu meminta maaf yang seharusnya, akulah yang melakukannya
Kau yang selalu merentangkan tanganmu dengan kebesaran hatimu memaafkan keliruku
Kau tak pernah meninggalkan aku, disaat aku berkali-kali meninggalkanmu
Kau tetap mengharapkanku bahkan ketika aku tidak menganggapmu ada
Kau tetap mengasihiku walau berkali-kali aku melukaimu
Kau orang paling sempurna yang tak pernah melukaiku

Dan sekarang….

Aku baru mengerti bahwa selama ini aku mengabaikanmu
Aku baru memahami bahwa kau tak pernah menghubungiku karena kau takut mengganggu ketenanganku
Aku baru menyadari bahwa selama ini kau tak terjangkau olehku hanya karena ingin menghargai perasaanku
Aku baru merasakan….betapa aku sudah salah menilaimu
Ya….kita memiliki rasa yang sama,sama-sama merasa ditinggalkan

Sebuah percakapan singkat di sore hari…

“Jangan pernah tinggalkan aku lagi” katamu memohon dengan nada lirih seperti takut menyinggung perasaanku.
“I’ll be the rising moon after the setting sun, just to let you know you’ll always have someone” janjiku kepadamu.
“Aku bersalah tidak mengerti keinginanmu,maafkan,aku akan memperbaikinya” kamupun meminta maaf untuk kesalahan yang tidak pernah kamu lakukan.
“I used to feel kinda lonely. It’s you and me only. And the fortress from love we make” aku mencoba memberinya pengertian.
“Ya, aku sangat memahami situasimu, aku mengerti, bisakah kau jaga hatimu untukku?” sekali lagi kau memohon kepadaku.
“Just to let you know you’ll always have my hand” kataku memantapkan hatimu.
“I miss you” katamu.
“Miss you too, dear” aku menutup percakapan singkat sore itu.

Selanjutnya yang kurasakan, Aku bahagia…..aku tenang….aku nyaman.

My dear, I’ll be the woman you need to be a better man….

Aku,memilihmu untuk menjadi bahagiaku, karena kau layak menerimanya

The story from the song, That’s How Strong My Love Is – Alicia Keys

Advertisements

2 thoughts on “Aku memilihmu untuk menjadi bahagiaku

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s