aku adalah BETE!!!


Yesss…

Aku adalah BETE,itu temaku hari ini,dimulai dari pagi2,baru tidur jam 4 pagi,jam 7 pagi terbangun karena ada yg gedor pintu depan ย dan ternyata cuma tukang yg ngasih tau kalo mau nge-cet kamar duduth jam 9 pagi. Tutup pintu,nggrundel,bersin lalu tertidur lagi.

Jam 9 kurang dikit,terbangun lagi dengan gedoran pintu (lagi) yak!!!pak tukang dan konco2nya dateng mau nge-cet kamar duduth. Hmmmm baiklah…..aku pengen nerusin tidur lagi,tapi baru mak leeeeeer…diketuk pintu kamarku,pak tukang nanya ini dan itu. Aaarkkhhh….aku masih mau tedooooor…..!!!yang ada bukanya tertidur malah bersin-bersin parah..brrrrr rumah baru ini bikin alergi pagiku makin parah saking dinginnya. Yo weslah…..ga iso turu meneh. Tangi waeeee……ketap-ketip ngeliat barang-barang berserakan di kamarku ini.

Adalah bingung mau beresinnya mulai darimana….dan memang selalu gitu kan aku,packing ga bisa,beres-beres apa lagi,makin ga bisa yaaaaah…….entah ini,dari dulu selalu mual kalo liat barang berantakan,tapi ga tau gimana beresinnya. Hmmm sepertinya,selalu butuh orang lain yang bisa membantuku. Bukan males sih,cuman emang kayak apa yaa…..entah phobi entah habit entah sugesti…pokoknya kalo suruh beres-beres,pusing kepala langsung. Jadinya ya cuma bengong ga jelas…..kadang tak tinggal aja tidur,bodo’amat. Hffff….tapi ini kan tetep harus diberesin ya….coba seandainya,cuma diliat aja gitu terus bisa beres sendiri,bisa gak sih *ngayal*.

Duduk di kasur sambil mikir,ni ngatur posisi barang di kamar seperti apa ya…..geser sana,geser sini,kok rasanya masih belon sreg dengan penataan’nya. Akhirnya mentok,diem lagi. Bodo’ah,besok aja dipikirin,kan ada Atha yang katanya mau bantuin,biar dibantu mikir deh mau gimana. Ntar aku tinggal geser-geser aja.

Ke-bete-an berikutnya adalah,seperti prediksiku,duduth pasti mulur lagi beresin barang-barangnya. Aku sampai sekarang gak pernah bisa ngerti,gimana sih ni orang cara berpikirnya????beneran loh aku ga mudheng. Ini apa karena aku yang terlalu tegas dan saklek atau memang aku yg ga terbiasa dg pola semacam itu???entahlah,hanya menurutku,aneh dan serba ga jelas.

Seharian yang ada cuma bete…bete dan bete…..sampe ga tau harus ngomong apa dan komentar apa. Cuma ada sebaris pertanyaan yang berulang-ulang : kok bisa???kok bisa yaa???kok bisa sih???. Sering gak habis pikir dengan orang-orang semacam ini,untuk hidupnya aja ga tertib,gimana berinteraksi sama orang??eh tapi mungkin itu hal biasa juga sih ya untuk kalangan yang sama.

Yayayaya…..aneh dan ga masuk akal buatku,tapi itu hal biasa buat mereka yg punya pola sama. Cuma kadang,aku ga pernah bisa ngerti,gimana sih cara berpikirnya?apa sih yang ada dalam pikirannya?piyee tooo karepeeee…..

Aku,mungkin sudah sampai di posisi,dimana aku sangat bisa menyesuaikan orang lain,tapi permasalahannya,ada orang-orang tertentu yang sangat gak bisa menyesuaikan kepentingan orang lain. Sementara,tidak banyak juga yang bisa mengerti etika berinteraksi sama orang itu seperti apa. Buat orang-orang yang hidupnya santai tanpa pola dan plan,mungkin aku termasuk orang yang dianggap mereka paling ribet. Padahal sebaliknya,aku ga seneng ribet,polaku itu sederhana dan sangat gampang,tapi jelas dan tegas. Semuanya aku pertimbangkan dengan logika,serba praktis dan efisien. Itu permasalahannya,buat orang-orang yang hidupnya seenaknya sendiri,santai mantai kayak dipantai,pola-ku ini ga bisa diterima.

Ini keduakalinya aku diperhadapkan dengan permasalahan seperti ini,jujur,dari awal itu aku sudah memprediksinya,jadi ya ga kaget sih,cuma heran,kok belum berubah yaaa….kok masih sama yaaa???haloooo??udah nambah tahun nambah umur kan???kok masiiih aja tetep abege sih pola-nya. Gimana caraku mendidiknya,aku kadang merasa jadi orang gagal mendidik,tapi usahaku mendidik tidak pernah berhenti,jadi permasalahannya ada dimana???

Mendidik orang bebal,sama halnya melempar batu disumur,plung….ilang,melempar lagi,ilang lagi…begitu seterusnya. Dan ke-bete-anku ga akan selesai,karena mau ngamuk-ngamuk ato ngomel-ngomel juga percuma,yang ada aku makin bete dan makin emosi sendiri. Yo weslah,sekali lagi mengambil sikap (sok) bijak : ย memang orangnya begitu,dirubah ga bisa,ya sudah,aku yang kembali lagi harus menyesuaikan.

Menghadapi orang-orang yang susah dirubah,seringkali harus memakai prinsip : bila kita tidak bisa merubah orang lain,kitalah yang harus mengubah cara menyikapinya. Dan biasanya,itu lebih berhasil,tidak harus menjauhinya,cukup memahami bahwa : ya dia emang seperti itu,ya sudahlah. Dan kalau sudah berpikir bagitu,lebih menenangkan dan enggak banget kalau masih uring-uringan untuk hal yang ga ada solusinya. Tinggalkan dan lepaskan beban pikiran untuk hal itu.

Begitulah,sesaat aku uring-uringan dan jadi bete karena jengkel dan ga habis pikir,tapi menghasilkan sesuatukah??enggak juga tuh, orang kenyataannya,dia tetep aja pada prinsipnya. Lha ngapain aku membuat capek hati untuk orang yang ga bisa diubah?ya sudah biarkan saja,aku cuma berusaha memahami : setiap orang punya pola pikir masing-masing,walau itu kadang tidak perlu memikirkan orang lain.

Aku menyelesaikan bete hari ini dengan ujan-ujanan menuju Mirota,daripada cuma uring-uringan ga melakukan apa-apa,akhirnya aku belilah semua kebutuhanku,magic com,sabun cuci,dan lain-lain. Jadilah di kanan dan kiri Nero penuh dengan barang bawa’anku,masih ditambah tangan kiri nenteng magic com,wess…..tukang ojek wae kalah!!! untung deket,jadi aman nyampe rumah walau keujanan.

Udah ah,biarkan barang-barang ini masih berserakan ditempatnya masing-masing.

Syaloom ๐Ÿ™‚

 

 

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s