STRUGGLE


STRUGGLE : penggambaran seorang JECI : perempuan yang sangat biasa,hanya diberi anugerah 'lebih tangguh' dari perempuan pada umumnya....

Akhirnya Taka berhasil mendapatkan gambar yang ku suka….

Aneh mungkin kalo aku suka gambar-gambar seperti ini,diliat bagusnya….ga ada bagusnya…indahnya dimana??gelap dan suram itu yang tampak dari gambar ini.

Tapi aku suka gambar-gambar seperti ini,pohon,atau apapun yg terlihat ‘misterius’,bukan aku yang misterius,karena kalau aku sendiri,seperti buka yang terbuka,dimana setiap orang bisa membaca apa yang ada didalamnya,dengan pengertian dan pemahaman mereka masing-masing.Tapi aku suka sesuatu yang misterius,bikin penasaran dan….unik.

Seperti dengan obyek yang di temukan Taka lewat instagramnya ini,ada kehidupan,ada kematian,ada seberkas sinar yg membias di belakangnya,ada keteduhan,ada kegersangan,ada ketegaran,ada kerapuhan…..

Begitulah hidup yang kita jalani,ada kehidupan yang harus dilalui dan di nikmati,ada kematian yang nantinya dituju oleh masing-masing kita,ada pengharapan,kadangkala jatuh bangun untuk menyikapi hidup yang seringkali tidak selalu baik dan indah.

Ada sebuah proses dalam perjalanannya,tidak selalu mulus,tapi kekuatan hati,ketegaran yang bergelombang dengan pasang surut keputus asaan dan kerapuhan….membuat proses pendewasaan makin matang dan kokoh.

Dulu,waktu kecil,hidupku tidak jauh dari pepohonan,aku sering berlama-lama duduk diatas pohon2 rindang itu,bahkan pohon-pohon itu,jadi tempat pelarianku ketika aku merasa sangat marah dan kecewa atas sesuatu.

Aku melamun,aku menangis,aku berteriak bahkan aku bercerita kepada ranting-ranting pohon itu….mereka seperti bersahabat dan mendengarkan semua keluh kesahku.Aku sering menangisi ketika pepohonan kesayanganku ada yang kering dan mati. Protes kenapa mereka harus mati….pepohonan,daun dan ranting itu,sahabatku….

Aku pernah merindukan sebuah rumah kecil sederhana,yang disekelilingnya penuh dengan pepohonan,dan aku seringkali bernafsu untuk memanjat pohon-pohon rindang itu…..aku seperti menemukan kedamaian disana,aku ingin duduk dan bercerita seperti dulu,masa kecil-remaja yang  ku habiskan dengan pepohonan.

Banyak cerita yang aku anggap ‘unik’ dengan pepohonan itu,di perkebunan bapak belakang rumahku di Lampung, banyak pohon cengkeh,jeruk,durian,rambutan,dan pohon-pohon besar yang aku ga jelas apa namanya,aku punya satu pohon favorit,pohon dengan banyak dahan dan ranting,aku punya tempat yg sangat nyaman di antara dahan-dahan itu,dan disitulah aku menghabiskan waktu untuk berkeluh kesah,aku sering ‘bersembunyi’ di pohon itu ketika aku bertengkar dengan bapak dan ibu. Pernah beberapa kali,aku ngambeg,marah besar dengan mereka,aku merasa sebagai anak bungsu tapi tidak pernah di anggap,aku terluka,dan aku bersembunyi di pohon itu,2 hari.Ku pikir,gak ada yang mencariku,ternyata,orang sekampung mencari aku dan mereka tidak pernah tau bahwa aku bersembunyi disitu,tapi bapak inget bahwa aku sering berada di pohon itu kalo ikut bapak ke kebon,akhirnya dia menemukanku tertidur di pohon itu,tengah malam!!!

Pohon itu berada di tengah ribuan pohon besar,yang beberapa meter dari situ adalah kuburan dengan beberapa pohon asem yang terlihat angker.Tapi aku tidak peduli,aku merasa,aku hanya sendiri,dan tak pernah ada orang lain yang peduli dengan keberadaanku.Aku merasa,hanya pohon besar itulah temanku,yang setia mendengarkan cerita-ceritaku dan ratapanku.

Pohon,dahan dan ranting,buatku bukan sekedar jenis tumbuhan ciptaan Tuhan.Tapi punya arti sangat besar buatku,masa-masa kecilku kuhabiskan dengan pohon-pohon itu.Suatu kali,kebon bapak kebakaran,ada beberapa pohon yang terbakar,salah satunya pohon ‘rumah’ku itu,aku menangis berhari-hari…..gak mau makan,gak mau keluar kamar,gak mau ngomong dengan siapapun. Bukan belas kasihan yg kudapat,tapi justru memancing kemarahan kakak-kakakku dan orang tuaku,mereka berpikir sederhana, cuma pohon doang…..segitunya ditangisin.Aku makin marah,dan berteriak kepada mereka.”Itu menurut kalian???kalian gak pernah tau pohon itu berarti buatku!!Kalian gak pernah ada buatku pas aku sedih,kalian kemana???cuma pohon itu yang ga protes dengan semua keluhanku,kalian cuma bisa marah…marah dan marah”.Ada adegan banting pintu.Uuuufffff……haruskah aku tersenyum dengan sikapku itu,yg dianggap ‘konyol’ oleh orang lain?ato aku harus menangis lagi???

Pohon,dahan dan ranting,sebuah kesatuan yang tak terpisahkan.Dahan yang kuat menopang ranting-ranting kecil dimana ranting-ranting itu ditempati banyak dedaunan yang membuat rindang sekitarnya.

Aku bisa tiba-tiba berteriak,”Pohon itu bagus!!”.Ketika aku melihat sebuah pohon yang orang lain liat,biasa aja,pohon ya pohon apanya yang bagus?dimana bagusnya???Dan aku sulit menjelaskan ke mereka,dimana letak ‘bagus’nya pohon itu.Hanya ada di alam pikiranku,dunia hayalku dan hatiku.

Pohon,dahan dan ranting,dari mereka aku belajar menjalani hidup dan kehidupan.Merekalah yang mengajarkan aku untuk kuat melewati banyak kepahitan dan keterpurukan.

Here I’am :  STRUGGLE,TOUGH,INDEPENDENT.

Pohon,dahan dan ranting….suatu saat,bila aku sudah waktunya di panggil Tuhan,ingin rasanya meminta untuk diletakkan di bawah pohon rindang,yang akan meneduhkanku,selamanya…….. 


To Taka : thx for this pic,love this 🙂

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s