Semua ini berawal dari postinganku di twitter : Hati-hati dengan hatimu,nak Mengapa aku tiba-tiba nge-twit seperti itu??dari sebuah curhatan seorang teman,yang merasa bersalah sudah membuat seseorang jadi benar-benar cinta sama dia.Hanya karena sebuah kebiasaan bertemu,lalu dekat dan…..terjadilah. Anggaplah itu semacam : Cinlok. Menurutku,pada awalnya si teman (laki-laki) memang nyaman dan mengalir aja dalam kedekatan itu,dan [...]